P eran Pendidikan Pondok Pesantren dalam Perbaikan Kondisi Keberagaman Lingkungan              Oleh : Khumairoh* Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang berbasis masyarakat penyelenggaraannya meliputi pendidikan diniyyah atau secara terpadu dengan jenis pendidikan lainnya (IKAPI, 2010: 146), tujuan pondok pesantren untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan peserta didik untuk menjadi ahli agama ( Mutafaqqih fi al-din ) dan menjadi muslim yang memiliki pengetahuan dan keterampilan atau kualitas untuk membangun kehidupan yang Islami di lingkungan masyarakat. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka peran pesantren di lingkungan masyarakat sangat besar. Oleh karena itu, kita tidak dapat mendiskreditkan keberadaan pesantren di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Pada sudut pandang lain, fungsi pendidikan pondok pesantren dapat dikatakan sebagai alat pengend...

 

Transformasi Pendidikan Dakwah Islam di Masa Pandemi

Oleh : Dwi Ummu Kholifah*

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat terpenting dalam kehidupan ini. Jika kita telusuri betapa segala sesuatu membutuhkan adanya pendidikan. Dengan Pendidikan, kita mampu berjalan kedepan dengan pedoman. Setiap individu memiliki hak untuk memperoleh pendidikan. Transformasi sendiri adalah perubahan rupa baik berupa bentuk, sifat, dan fungsinya ataupun yan lainnya.

Seperi yang telah kita ketahui Bersama bahwa akhir-akhir ini dunia sedang di uji dengan adanya virus covid-19 yang di kategorikan menjadi virus yang sanat mengancam. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun terjadi di sempua plosok di bumi ini. Tentu situasi ini banyak dirasakan semua orang, tidak memandang kasta, rupa, dan dengan siapa virus covid-19 meyerang.

Banyak kegiatan yang terbengkalai bahkan harus berhenti akibat adana virus covid-19 ini. Mau tidak mau, terima tidak terim, kenyataan pahit ini lah yang harus di rasakan setiap orang. Jelas ini sangat berdampak terutama pada pendidikan dan dakwah Islam di masa pandemi. Seperti yang kita ketahui bersama, pendidikan dakwah sering sekali dilakukan dengan cara blusukan, dari mulut ke mulut, wajah ke wajah.

Adanya kejadian seperti ini, kita perlu merubah pola fikir kita yang mungkin bisa dikatakan kurang open mindsite. Sekarang harus benar-benar terbuka dan merubah pola yang selama ini kita gunakan. Kita perlu mentranfosmasikan metode- metode yang mungkin selama ini kita gunakan menjadi suatu inovasi baru. Apakah semakin efektif atau bahkan mengalami penurunan. Itu bukanlah suatu masalah selagi mau berusaha dan mencoba.

Lalu, seperti apa kita bisa mentransformasikan pendidikan dan dakwah islam di masa pandemi seperti ini? Tentu kita mendapat kendala jika kita kurang memiliki pengalaman dan ilmu pengetahuan kita akan merasakan bingung yang berkepanjangan. Namun, lagi-lagi kita diselamatkan dengan adanya perkembangan teknologi di zaman yang semakin canggih dalam IT sekarang ini. Seperti hal nya kita bisa menafaatkan instagram, you tube, zoom meet dan lainnya yang sekiranya bisa digunakan untuk menunjang terjadinya pendidikan dakwah berbasis Islam di masa pandemi.   

Seperti yang kita lihat saat ini, transformasi pendidikan dakwah Islam yang dilakukan saat sama sekali tidak menyurutkan niat kita semua untuk mempelajarinya. Bahkan dengan adanya transformasi ini sangat memudahkan sekali untuk melakukan pendidikan dakwah di masa pandemi. Tidak menutup kemungkinan juga transformasi ini dinikmati oleh semua kalangan yang biasanya terhambat waktu, terhambat tempat jutru semakin di mudahkan untuk memperoleh pendidikan dakwah di masa pandemi. Jadi, tidak semua kejadian selalu hanya berdampak negatif, banyak positifnya juga bila kita bersyukur dan mampu memahami kondisi dengan baik.

*) Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang Posko 52

Komentar

Postingan populer dari blog ini