- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Permasalahan
Pendidikan bagi Kaum Menengah ke Bawah
Oleh : Naila
Ulfatul Fauziyah*
Pendidikan
merupakan suatu upaya yang terencana untuk mengembangkan potensi peserta didik.
Potensi yang dimiliki setiap peserta didik cenderung berbeda beda, maka dari
itu untuk pengembangannya seorang pendidik harus dapat melihat potensi peserta
didik lalu membantu mengasahnya agar berguna bagi kemajuan nusa dan bangsa.
Permasalahan
pendidikan di Indonesia bagi kaum menengah kebawah sudah menjadi problematika
yang disorot. Pasalnya banyak anak putus sekolah karena tidak memiliki biaya
untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Bahkan untuk membeli
buku pun kebanyakan dari mereka yang masih tidak mampu. Dan kebanyakan juga
bagi kaum perempuan yang putus sekolah atau memang tidak sekolah yang di
nikahkan oleh orang tuanya agar mengurangi beban biaya penghidupan. Banyak
remaja perempuan yang berumur 16 tahun sudah menikah karena problem biaya orang
tua yang sangat tipis. Namun, Salah satu tujuan utama dari pendidikan adalah
mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu dengan lebih baik. Dengan
tujuan ini, diharapkan mereka yang memiliki pendidikan dengan baik dapat
memiliki kreativitas, pengetahuan, kepribadian, mandiri dan menjadi pribadi
yang lebih bertanggung jawab.
Tujuan
tersebut juga sudah di atur dalam UU No. 2 Tahun 1985 Tujuan pendidikan menurut UU No. 2 Tahun 1985 adalah untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya, yaitu
bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan
rohani, memiliki budi pekerti luhur, mandiri, kepribadian yang mantap, dan
bertanggung jawab terhadap bangsa.
Pendidikan merupakan suatu upaya yang terencana untuk
mengembangkan potensi peserta didik. Potensi yang dimiliki setiap peserta didik
cenderung berbeda beda, maka dari itu untuk pengembangannya seorang pendidik
harus dapat melihat potensi peserta didik lalu membantu mengasahnya agar
berguna bagi kemajuan nusa dan bangsa.
Banyak
upaya yang sudah dilakukan pemerintah untuk memberantas permasalahan tersebut.
Program pemberantasan tersebut seperti diadakannya sekolah gratis, mengirim
pengabdian mahasiswa dalam program Indonesia mengajar, sumbangan buku gratis,
dan banyak lagi. Tetapi tetap saja banyak yang tidak bisa memperoleh pendidikan
karena adat istiadat maupun larangan bersekolah oleh orang tuanya. Seperti
contoh pada suku badui dalam yang mereka tidak bisa mendapatkan pendidikan
formal dikarenakan suku mereka yang sangat tertutup dan tidak mau mengikuti
peradaban di era modernisasi. Akibatnya peradaban suku badui dalam yang tetap
menggunakan berbagai alat tradisional dan melakukan segalanya bergantung pada
hutan.
Di
dalam suku badui dalam pun mereka tidak ada pendidikan seperti yang dipelajari
oleh masyarakat pada umumnya. Mereka hanya mengetahui cara bertahan hidup di
dalam hutan, seperti berburu. Selain Suku Badui Banyak lagi yang tidak mampu
melanjutkan jenjang Pendidikan Nya, dengan Alasan Kerja, Nelayan mencari ikan
di lautan dan lain sebagainya.
*) Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang Posko 52
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar