- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Penggunaan Media Sosial sebagai
Sarana Dakwah Pendidikan di Era Modern
Oleh : Vivit Kumala Sari*
Teknologi di era modern telah
mengalami kemajuan yang begitu pesat. Hal ini dibuktikan dengan beragam
macamnya media sosial yang semakin hari semakin bertambah daya saingnya dalam
memberikan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media sosial merupakan teknologi berbasis komputer
yang memfasilitasi dan mempermudah penggunanya dalam berekpresi, berinteraksi,
dan mendapatkan informasi secara online (daring).
Keberadaan
media sosial yang semakin mengglobal dan nyaris untuk tidak bisa dipisahkan
dari genggaman masyarakat, perlu adanya etika serta batasan penggunaannya dalam
kehidupan sehari-hari. Kemudahannya dalam berbagai aspek khususnya fungsi dan
manfaatlah yang melatar belakangi hal ini.
Seorang
ahli telematika Roy Suryo mengatakan
bahwa internet merupakan media komunikasi
fenomenal dan canggih yang lahir di era 60-an. Sejak tahun 1980 Departemen
Pertahanan Amerika Serikat pertama kalinya menggunakan konsep teknologi komunikasi canggih ini. Pada 1980 internet mulai digunakan untuk umum dan awal 1995 internet mulai merebak di Asia dan khususnya Indonesia, dan pada tahun yang sama internet difungsikan sebagai
media dakwah untuk menjalin hubungan
antar muslim Indonesia di Kairo dan
muslim di Kanada dan beberapa negara barat
lainnya. Sejak itulah terbentuk cyber-cyber Islam media komunikasi dakwah.
Penggunaan media sosial yang
memudahkan masyarakat dalam berbagai kegiatan, baik menyampaikan informasi
maupun mendapatkan informasi, menyebabkan adanya pengalihan kegiatan-kegiatan
tersebut dari yang awalnya hanya dilakukan dengan bertatap muka sekarang beralih
melalui media sosial. Seperti halnya berdakwah, media sosial memberikan
keuntungan bagi masyarakat dalam dunia dakwah. Ada banyak macam media sosial
yang bisa digunakan sebagai sarana dalam berdakwah seperti youtube, media ini berupa
video yang kapanpun dan siapapun dapat mengaksesnya bahkan mengunggah video
sehingga bisa disaksikan dan bermanfaat bagi banyak orang.
Selain melalui youtube, media sosial
yang bisa digunakan sebagai sarana dalam berdakwah diantaranya adalah WhatsApp.
WhatsApp merupakan salah satu media yang paling sering digunakan dalam
kehidupan sehari-hari baik dari kalangan remaja maupun orang tua, media ini
bisa menjadi sarana berdakwah melalui unggahan cuplikan-cuplikan video serta
poster-poster yang dibagikan kepada kontak yang tersedia. Instagram, twitter,
facebook, scribd (www.scribd.com), slideshare (www.slideshare.com), blog,
milis, grup diskusi, LinkedIn (www.linkedin.com), dan Tumblr juga bisa
digunakan sebagai sarana dalam berdakwah.
Saat internet mulai merebak di
kalangan masyarakat, para tokoh islam merasa khawatir akan efek dari adanya
media sosial yang digunakan sebagai sarana dalam berdakwah. Namun, pada
kenyataannya adanya media sosial justru dapat mempermudah dan menjadi lahan
luas bagi kepentingan islam untuk memperkenalkan, mengajak, serta menyampaikan
informasi terkait hal-hal yang kemungkinan orang islam sendiri belum tahu
bagaimana kebenarannya.
Dakwah melalui media sosial dinilai
efektif dan potensial dengan berbagai alasan diantaranya adalah, pertama
pengguna internet setiap tahunnya meningkat drastis, hal ini akan berpengaruh
terhadap jumlah penyerap misi dakwah. Kedua, mampu menembus batas ruang dan
waktu dalam sekejap dengan energi dan biaya yang relatif terjangkau. Dan
ketiga, dengan adanya media sosial yang digunakan sebagai sarana dalam
berdakwah memudahkan masyarakat dalam memilih mana saja materi yang sesuai keinginannya.
Meskipun dibilang mudah, efektif,
serta potensial dalam penggunaannya. Perlu diingat, bahwa berdakwah melalui
media sosial juga tergantung pada umat islam itu sendiri. Bagi seorang dai yang
memilih berdakwah melalui media sosial harus menggunakan dasar-dasar serta
dalil yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap apa yang diinformasikan kepada
masyarakat serta memiliki niat yang ikhlas. Sedangkan bagi masyarakat, jangan
asal dalam mengambil informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak terpercaya.
*) Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang Posko 52
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar