P eran Pendidikan Pondok Pesantren dalam Perbaikan Kondisi Keberagaman Lingkungan              Oleh : Khumairoh* Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang berbasis masyarakat penyelenggaraannya meliputi pendidikan diniyyah atau secara terpadu dengan jenis pendidikan lainnya (IKAPI, 2010: 146), tujuan pondok pesantren untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan peserta didik untuk menjadi ahli agama ( Mutafaqqih fi al-din ) dan menjadi muslim yang memiliki pengetahuan dan keterampilan atau kualitas untuk membangun kehidupan yang Islami di lingkungan masyarakat. Berdasarkan pernyataan tersebut, maka peran pesantren di lingkungan masyarakat sangat besar. Oleh karena itu, kita tidak dapat mendiskreditkan keberadaan pesantren di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Pada sudut pandang lain, fungsi pendidikan pondok pesantren dapat dikatakan sebagai alat pengend...

 

Menumbuhkan Semangat Tholabul Ilmi untuk Menciptakan Generasi Unggul

Oleh : Vivit Kumala Sari*

            “Mencari ilmu diwajibkan bagi kaum laki-laki maupun kaum perempuan” begitulah sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh ibnu majah. Dari hadis tersebut telah kita ketahui bahwa mencari ilmu itu wajib dan kewajibannya tidak hanya bagi kaum adam saja, tetapi kaum hawa pun juga menyandang kata wajib dalam hal mencari ilmu, dan ilmu bisa didapatkan karena adanya proses pembelajaran.

            Syekh Azzar Nuji dalam kitabnya yang berjudul ta’limul muta’allim memberikan pesan kepada para pencari ilmu lewat nadhomnya yang berbunyi “Ingatlah kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara yang akan saya jelaskan semuanya dengan terperinci. Yaitu  cerdas, semangat, sabar, biaya, mendapat petunjuk guru dan waktunya lama.

            Berdasarkan nadzoman tersebut, yang akan digaris bawahi dalam pembahasan kali ini adalah semangat. Semangat merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pelajar dalam menuntut ilmu. Naik turunnya semangat merupakan hal wajar yang dialami oleh seorang pelajar. Meskipun demikian, seorang pelajar tetap harus mampu mengontrol dirinya agar selalu menumbuhkan semangat dalam mencari ilmu.

            Adapun cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan semangat bagi seorang pelajar dalam mencari ilmu adalah pertama, kuatkan dan terus perbaiki niat. Niat merupakan hal pertama yang harus ada dalam segala perbuatan. Adanya niat yang kuat dan benar, semangat untuk mencari ilmu akan terus terpompa. Kedua, ingatlah orang tua. Mengingat perjuangan orang tua yang telah mereka lakukan, akan membantu menumbuhkan semangat dalam belajar. Penantian orang tua yang mengharapkan anaknya menjadi orang yang berilmu akan menjadi momok baginya untuk mewujudkan harapan tersebut. Ketiga, mempunyai cita-cita. Cita-cita adalah harapan yang ingin dicapai suatu saat. Dengan adanya cita-cita semangat yang awalnya turun akan tumbuh lagi karena adanya dorongan dalam diri untuk mencapai cita-cita tersebut. Keempat, mencari partner belajar. Belajar sendiri terkadang membuat bosan dan menurunkan semangat. Adanya partner belajar akan memotivasi dan bisa diajak diskusi. Jadi, pastikan memilih orang yang tepat untuk dijadikan sebagai partner belajar. Dan kelima, gunakan metode belajar yang cocok. Setiap orang memiliki metode belajar yang berbeda, cari tahu metode belajar yang cocok maka akan tercipta konsentrasi dan dari konsentrasi akan tumbuh semangat dalam belajar.

            Dengan adanya cara diatas, semoga dapat membantu pelajar menumbuhkan semangatnya dalam belajar. Semangat dalam belajar dibutuhkan oleh seorang pelajar agar dalam proses pembelajaran materi-materi yang disampaikan dapat diterima dengan maksimal. Kemaksimalan ini yang akan membuat mereka menjadi pelajar yang berwawasan, berilmu, cakap, cerdas dan kritis terhadap persoalan-persoalan serta keadaan lingkungan yang ada.

            Generasi unggul sangat diperlukan terlebih di era modern sekarang ini untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin hari semakin berkembang. Terciptanya generasi unggul dari pelajar yang semangat dalam belajar akan membantu pemerintah dalam mensejahterakan kehidupan.

            Generasi unggul yang diharapkan untuk melanjutkan tonggak pemerintahan dimasa mendatang adalah generasi yang jujur, cerdas dan amanah. Sifat jujur menjadi salah satu pilar aqidah islam dan semua agama yang harus dimiliki oleh setiap orang khususnya generasi muda. Jujur mempunyai makna yang sangat penting yaitu berkata terus terang dan tidak berbohong. Orang yang berbohong atau pendusta tidak ada nilainya dalam islam dan digolongkan menjadi orang munafik. Sifat selanjutnya adalah cerdas, cerdas dibutuhkan karena dengan memiliki kecerdasan seseorang akan dapat memilah kebaikan dan keburukan. Sifat generasi unggul yang ketiga adalah amanah. Sifat ini penting untuk dimiliki karena melihat keadaan sekarang banyak sekali pejabat-pejabat yang diberi amanah tapi justru berkhianat. Oleh karenanya ketiga sifat tersebut diharapkan untuk dapat dimiliki oleh generasi unggul harapan bangsa.

            Maka dari itu, sebagai calon pemimpin bangsa, semangat dalam mencari ilmunya sangat diperlukan untuk menciptakan generasi unggul harapan bangsa. Generasi unggul yang mampu sampaikan kebenaran yang ada, serta generasi unggul yang mampu memahami persoalan-persoalan masyarakat yang ada.

*) Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Posko 52

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini